Jumat, 18 Desember 2020

Komunikasi non verbal

Komunikasi non-verbal

Komunikasi non-verbal adalah proses komunikasi di mana pesan yang disampaikan ridak menggunkana kata-kata. Komunikasi non-verbal ialah menggunakan gerakan isyarat, Bahasa tubuh, ekpresi wajah dan kontak mata, penggunaan objek seperti pakaian, potongan rambut, simbol-simbol, serta cara berbicara seperti intonasi, penekanan, kualitas suara, gaya emosi, dan gaya berbicara. Namun meskpun banyak komunikasi non-verbal yang sifatnya universal, banyak tindakan non-verbal yang di bentuk oleh budaya.

 

Faktor –faktor yang dapat memengaruhi komunikasi non-verbal:

 

 -latar belakang budaya

-latar belakang sosial

-Ekonomi

-Pendidikan

-Gender

-Usia

 

Komunikasi Dan Budaya Non-verbal

 

          Pesan-pesan tertentu dapat dikirim dengan cara yang berbeda oleh budaya yang berbeda pula. Misalnya, di Amerika Serikat jika kita menyatakan setuju dengan sesuatu dengan melakukan gerakan mengangguk, pesan yang sama juga dengan menggerakkan kepala kebelakang di Ethiopia, lalu menggerakkan kepala ke depan di antara suku Semang di Malaysia, dan gerakan menaikkan alis di antara suku Dayak di Kalimantan.

          Tersenyum dan berjabat tangan mengatakan pada kitabahwa suatu budaya menghargai keramah-tamahan. Jarak berdiri ketika berbicara juga memberikan petunjuk mengenai pandangan pelaku komunikasi tersebut mengenai privasi. Menunduk berarti budaya tersebut menghargai formalitas, tingkatan, dan status.

          Bukan secara kebetulan jika umat hindu saling menyapa dengan menangkupkan tangan sambil memiringkan kepala; cara menyapa ini menyatakan kepercayaan mereka bahwa Dewdana/Tuhan itu ada pada diri setiap orang.

 

Klasifikasi Komunikasi Non-verbal

 YANG DIHASILKAN OLEH TUBUH

-Pengaruh Penampilan

mulai dari hair spray sampai rambut palsu, mulai dari mrngurangi makan sampai pusat kebugaran 24 jam, mulai dari bulu mata palsu sampai lensa kontak warna biru. manusia menunjukan kepedulian mengenai penampilan mereka

 

-Gerakan Tubuh

adalah gerakan tubuh yang dapat dilihat dan dapat mengirimkan pesan mengenai sikap anda terhadap orang lain seperti mengetuk-ngetuk meja jika anda gelisah

 

-Ekspresi Wajah

  mengapa isyarat dari ekspersi wajah penting karena wajah dapat menyatakan sejumlah tindakan "menyatakan pesan" dari sikap tunduk dan dominan secara sosial.

 

-Sentuhan

tindakan menyentuh merupakan refleksi dari apa yang anda sedang rasakan dan alami, dengan demikian, arti suatu sentuhan dan alasan anda menyentuh orang lain, memberikan pengetahuan mengenai komunikasi yang kita lakukan.

 

YANG DIHASIKKAN RUANG LINGKUP

-Ruang dan Jarak

ruang dan jarak anda dengan teman bicara anda ketika berinteraksi merupakan bagian dari pengalaman komunikasi, studi mengenai pesan ini disebut dengan proksemik.

 

-Waktu

sama halnya seperti semua aspek komunikasi non-verbal budayamemainkan peran yang prnting dalam bagaimana anda melihat dan memanipulasi waktu supaya mengkomunikasikan pesan yang berbeda. ballard dan seibold membuat hubungan antar budaya dan waktu ketika mereka menuliskan " ekstensi dan perkembangan tujuan,alat penentu waktu yang merupakan hasil dari suatu budaya, dan seragamnya detik,menit,jam, hingga waktu muncul untuk mengukur apa yang dibentuk secara kultural"

 

-Sikap Diam

bisa diamati ketika seorang komposer aliran musik klasik yang menggunakan sikap diam tersebut menandakan kontrasnya ekspresi yang timbul. sikap diam memberikan pesan kuat.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LOGIKA KOMUNIKASI

  LOGIKA Asal muasal kata “logika” adalah kata logos, logike, logica, logique, dan logic. Dua kata yang pertama berasal dari bahasa Yunani...