Komunikasi non-verbal
Komunikasi non-verbal adalah proses komunikasi
di mana pesan yang disampaikan ridak menggunkana kata-kata. Komunikasi non-verbal
ialah menggunakan gerakan isyarat, Bahasa tubuh, ekpresi wajah dan kontak mata,
penggunaan objek seperti pakaian, potongan rambut, simbol-simbol, serta
cara berbicara seperti intonasi, penekanan, kualitas suara, gaya emosi, dan
gaya berbicara. Namun meskpun banyak komunikasi non-verbal yang sifatnya
universal, banyak tindakan non-verbal yang di bentuk oleh budaya.
Faktor –faktor yang dapat memengaruhi komunikasi non-verbal:
-latar belakang budaya
-latar belakang sosial
-Ekonomi
-Pendidikan
-Gender
-Usia
Komunikasi Dan Budaya Non-verbal
Pesan-pesan tertentu dapat dikirim
dengan cara yang berbeda oleh budaya yang berbeda pula. Misalnya, di Amerika
Serikat jika kita menyatakan setuju dengan sesuatu dengan melakukan gerakan
mengangguk, pesan yang sama juga dengan menggerakkan kepala kebelakang di
Ethiopia, lalu menggerakkan kepala ke depan di antara suku Semang di Malaysia,
dan gerakan menaikkan alis di antara suku Dayak di Kalimantan.
Tersenyum
dan berjabat tangan mengatakan pada kitabahwa suatu budaya menghargai
keramah-tamahan. Jarak berdiri ketika berbicara juga memberikan petunjuk
mengenai pandangan pelaku komunikasi tersebut mengenai privasi. Menunduk
berarti budaya tersebut menghargai formalitas, tingkatan, dan status.
Bukan
secara kebetulan jika umat hindu saling menyapa dengan menangkupkan tangan
sambil memiringkan kepala; cara menyapa ini menyatakan kepercayaan mereka bahwa
Dewdana/Tuhan itu ada pada diri setiap orang.
Klasifikasi Komunikasi Non-verbal
YANG DIHASILKAN OLEH TUBUH
-Pengaruh Penampilan
mulai dari hair spray sampai rambut palsu, mulai dari mrngurangi
makan sampai pusat kebugaran 24 jam, mulai dari bulu mata palsu sampai lensa
kontak warna biru. manusia menunjukan kepedulian mengenai penampilan mereka
-Gerakan Tubuh
adalah gerakan tubuh yang dapat dilihat dan dapat mengirimkan
pesan mengenai sikap anda terhadap orang lain seperti mengetuk-ngetuk meja jika
anda gelisah
-Ekspresi Wajah
mengapa isyarat dari ekspersi wajah penting karena
wajah dapat menyatakan sejumlah tindakan "menyatakan pesan" dari
sikap tunduk dan dominan secara sosial.
-Sentuhan
tindakan menyentuh merupakan refleksi dari apa yang anda sedang
rasakan dan alami, dengan demikian, arti suatu sentuhan dan alasan anda
menyentuh orang lain, memberikan pengetahuan mengenai komunikasi yang kita
lakukan.
YANG DIHASIKKAN RUANG LINGKUP
-Ruang dan Jarak
ruang dan jarak anda dengan teman bicara anda ketika berinteraksi
merupakan bagian dari pengalaman komunikasi, studi mengenai pesan ini disebut
dengan proksemik.
-Waktu
sama halnya seperti semua aspek komunikasi non-verbal
budayamemainkan peran yang prnting dalam bagaimana anda melihat dan
memanipulasi waktu supaya mengkomunikasikan pesan yang berbeda. ballard dan
seibold membuat hubungan antar budaya dan waktu ketika mereka menuliskan "
ekstensi dan perkembangan tujuan,alat penentu waktu yang merupakan hasil dari
suatu budaya, dan seragamnya detik,menit,jam, hingga waktu muncul untuk
mengukur apa yang dibentuk secara kultural"
-Sikap Diam
bisa diamati ketika seorang komposer aliran musik klasik yang
menggunakan sikap diam tersebut menandakan kontrasnya ekspresi yang timbul.
sikap diam memberikan pesan kuat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar