Sabtu, 19 Desember 2020

PENGARUH BUDAYA PADA KONTEKS RUANG LINGKUP PENDIDIKAN

PENGARUH BUDAYA PADA KONTEKS

RUANG LINGKUP PENDIDIKAN

 

Sistem pendiidkan yang berbeda secara budaya

            Semua budaya dengan system Pendidikan formal cenderung mengajarkan hal yang sama:Bahasa, matematika, ilmu pengetahuan, sejarah, dan lain sebagainya. Namun, perbedaan yang signifikan dapat ditemukan dalam apa dan bagaimana budaya mengajarkan sesuatu hal. Karena perbedaan ini menjelaskan bentuk Pendidikan dalam budaya.

Setiap budaya, sadar atau tidak sadar, cenderung mengagung-agungkan atau membangga-banggakan sejarah, ilmu pengetahuan, ekonomi, dan prestasi seni mereka sendiri, seringkali meremehkan prestasi budaya yang lain. Melalui hal ini sekolah disemua budaya menanamkan sifat etnosentrisme, seperti : banyak murid di amerika serikat jika ditanya untuk mengidentifikasi sejumlah buku didunia, akan memberikan sejumlah buku yang pengarangnya sudah meninggal, warga barat, kulit putih dan laki-laki. Jelas hal ini mengandung entosentrisme.

Pendidikan Multikultural

            Pendidikan multicultural adalah proses pengembangan seluruh potensi manusia yang mengharga pluralitas dan heterogenitasnya sebagai kosekuensi keragaman budaya, etnis, suku, dan aliran (agama).

            Pendidikan multicultural menganggap bahwa tujuan utama dari Pendidikan umum adalah untuk membantu perkembangan intelektual, sosial, dan pribadi dari semua pelajaran hingga mencapai tahap tertinggi.

            Pendidikan multicultural diberikan dengan tujuan untuk menjelaskan pentingnya menjaga nilai-nilai keberagaman dan menegakkan sikap toleransi.

Gaya motivasi budaya

·         Motivasi intrinsic

        Beberapa murid memiliki dorongan dari diri meraka untuk menjadi sukses

·         Motivasi ekstrinsik

Murid-murid yang membutuhkan mitifati ektinsik tidak memiliki dorongan dari dalam diri dan perlu untuk distimulasi dengan oleh hadiah eksternal

·         Belajar atas permintaan

Belajar atas permintaan terjadi dalam lingkungan Pendidikan yang telah memiliki kurikulum. Murid-murid diharapkan untuk belajar sesuai jadwal terlepas dari minat mereka.

·         Belajar ketika tertarik

Dalam beberapa budaya, orang-orang percaya bahwa mereka seharusnya mempelajari apa yang berguna dan penting bagi mereka dibandingkan sekedar memperoleh informasi.

KESIMPULAN

Budaya dalam konteks Pendidikan bertujuan untuk menjelaskan pentingnya menjaga nilai-nilai keberagaman dan menegakkan sikap toleransi. Pendidikan adalah rangkaian membimbing dan mengarahkan potensi hidup manusia berupa kemampuan-kemampuan dasar, sehingga terjadilah perubahan dalam kehidupan pribadinya sebegai makhluk individu dan sosial, serta hubungannya dengan alam sekitar tempat dia hidup. Pendidikan memberikan kontribusi terhadap cipta, rasa, dan karsa manusia sebagai cikal bakal lahirnya kebudayaan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LOGIKA KOMUNIKASI

  LOGIKA Asal muasal kata “logika” adalah kata logos, logike, logica, logique, dan logic. Dua kata yang pertama berasal dari bahasa Yunani...