PENGARUH
BUDAYA PADA KONTEKS
RUANG
LINGKUP PENDIDIKAN
Sistem pendiidkan yang
berbeda secara budaya
Semua budaya dengan system Pendidikan formal cenderung
mengajarkan hal yang sama:Bahasa, matematika, ilmu pengetahuan, sejarah, dan
lain sebagainya. Namun, perbedaan yang signifikan dapat ditemukan dalam apa dan
bagaimana budaya mengajarkan sesuatu hal. Karena perbedaan ini menjelaskan
bentuk Pendidikan dalam budaya.
Setiap budaya, sadar atau
tidak sadar, cenderung mengagung-agungkan atau membangga-banggakan sejarah,
ilmu pengetahuan, ekonomi, dan prestasi seni mereka sendiri, seringkali
meremehkan prestasi budaya yang lain. Melalui hal ini sekolah disemua budaya
menanamkan sifat etnosentrisme, seperti : banyak murid di amerika serikat jika
ditanya untuk mengidentifikasi sejumlah buku didunia, akan memberikan sejumlah
buku yang pengarangnya sudah meninggal, warga barat, kulit putih dan laki-laki.
Jelas hal ini mengandung entosentrisme.
Pendidikan Multikultural
Pendidikan multicultural adalah proses pengembangan
seluruh potensi manusia yang mengharga pluralitas dan heterogenitasnya sebagai kosekuensi
keragaman budaya, etnis, suku, dan aliran (agama).
Pendidikan multicultural menganggap bahwa tujuan utama
dari Pendidikan umum adalah untuk membantu perkembangan intelektual, sosial,
dan pribadi dari semua pelajaran hingga mencapai tahap tertinggi.
Pendidikan multicultural diberikan dengan tujuan untuk
menjelaskan pentingnya menjaga nilai-nilai keberagaman dan menegakkan sikap
toleransi.
Gaya motivasi budaya
· Motivasi intrinsic
Beberapa murid memiliki dorongan dari diri meraka untuk menjadi sukses
·
Motivasi ekstrinsik
Murid-murid
yang membutuhkan mitifati ektinsik tidak memiliki dorongan dari dalam diri dan
perlu untuk distimulasi dengan oleh hadiah eksternal
·
Belajar atas permintaan
Belajar
atas permintaan terjadi dalam lingkungan Pendidikan yang telah memiliki kurikulum.
Murid-murid diharapkan untuk belajar sesuai jadwal terlepas dari minat mereka.
·
Belajar ketika tertarik
Dalam
beberapa budaya, orang-orang percaya bahwa mereka seharusnya mempelajari apa
yang berguna dan penting bagi mereka dibandingkan sekedar memperoleh informasi.
KESIMPULAN
Budaya dalam konteks Pendidikan
bertujuan untuk menjelaskan pentingnya menjaga nilai-nilai keberagaman dan
menegakkan sikap toleransi. Pendidikan adalah rangkaian membimbing dan
mengarahkan potensi hidup manusia berupa kemampuan-kemampuan dasar, sehingga
terjadilah perubahan dalam kehidupan pribadinya sebegai makhluk individu dan
sosial, serta hubungannya dengan alam sekitar tempat dia hidup. Pendidikan memberikan
kontribusi terhadap cipta, rasa, dan karsa manusia sebagai cikal bakal lahirnya
kebudayaan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar